Hari 16 — Menerka Arah Terbang the Magpies (Bagian Dua)

Newcastle United (goal.com)

Selamat datang di hari ke-16 #AdventCalendar. Seperti yang sudah gua rencanakan, beberapa hari dalam pekan ini gua akan mencoba membuat beberapa tulisan berseri. Topik yang gua angkat kali ini adalah menebak gerak-gerik Newcastle United di bursa transfer Januari mendatang.

Dalam bagian pertama, gua mencoba memberikan opsi bagi Newcastle yaitu untuk memperlemah klub-klub rival dengan mengambil para pemain terbaik mereka. Pada tulisan kali ini, gua akan memberikan pilihan kedua bagi the Magpies, yaitu menerima pemain buangan dari klub-klub elite.

Hmm, mungkin beberapa di antara kalian agak skeptis: “ngapain klub kaya kok ngambil pemain buangan?” Namun, opsi yang gua berikan ini bukan tanpa alasan. Para pemain dari klub papan atas Premier League punya kualitas yang relatif lebih baik dari mayoritas pemain Newcastle. Nggak cuma itu, pengalaman yang mereka punya juga gua pikir sangat cukup untuk mengangkat tim ini dari jurang degradasi. Tanpa berlama-lama, berikut para pemain yang dapat menuju ke St. James Park bulan depan:

Anthony Martial

Anthony Martial (marca.com)

Nama besar pertama yang boleh jadi merapat ke kota Newcastle adalah Anthony Martial. Pemain asal Perancis ini dikabarkan sedang tidak betah di Manchester United karena kekurangan waktu bermain. Nggak cuma itu, Martial juga sekarang nampaknya jadi pilihan ketiga di lini striker United setelah Cristiano Ronaldo dan Edinson Cavani. Berganti kostum nampaknya dapat menjadi opsi bagi pemain yang baru berusia 26 tahun ini.

Sebelum mengalami cedera panjang pada awal 2021, Martial adalah penyerang tersubur yang dimiliki the Red Devils. Torehan 23 gol dan sembilan asis dari 48 laga di musim 2019/20 jelas bukan capaian sembarangan. Di sisi lain, Martial pun juga piawai bermain di sayap kiri, dan terkenal dengan gocekan mautnya. Pada musim yang sama, Martial juga berhasil membuat 84 dribel sukses dan 87 kali melewati lawan di semua kompetisi. Tentu kemampuan serbabisa Martial ini berguna bagi Newcastle yang baru mencetak 17 gol di liga hingga tulisan ini dibuat.

Pierre-Emerick Aubameyang

Pierre-Emerick Aubameyang (goal.com)

Masih dari tim berbaju merah. Opsi kedua yang bisa dikejar oleh Newcastle adalah k̶a̶p̶t̶e̶n̶ pemain Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang. Memang, di usianya yang telah menginjak 32 tahun, Auba bukanlah pemain yang seeksplosif dulu. Namun, gua percaya dia masih bisa meningkatkan kualitas permainan the Magpies setidaknya untuk 1–2 tahun mendatang.

Sejak 2018 hingga musim ini, hanya satu kali sang penyerang Gabon gagal menjadi top skorer Arsenal di semua kompetisi. Bahkan sekarang pun Auba masih jadi kontributor terbaik bagi the Gunners. Catatan tujuh gol dan dua asis di semua kompetisi menjadi buktinya. Tapi, masalah indisipliner belakangan ini membuat Arsenal semakin gerah. Beberapa media pun mulai santer mengabarkan kepergiannya dari Emirates Stadium. Jika benar akan pindah, jelas iming-iming gaji besar dari Newcastle dapat memikat hati Auba untuk berganti kostum.

Marc-Andre ter Stegen

Marc-Andre ter Stegen (barcauniversal.com)

Kita sedikit berpindah ke selatan Eropa. Adalah nama Marc-Andre ter Stegen yang mungkin akan berganti kostum di Januari mendatang. Pasalnya, FC Barcelona sendiri pun sedang cekak sehingga perlu melego beberapa pemain, salah satunya sang kiper asal Jerman.

Meskipun performa terkininya sedang kurang baik, namun Ter Stegen masih merupakan kiper level atas. Mari kita lihat statistiknya di 2020/21 jika tidak percaya. Pada musim lalu, MAtS sukses menorehkan persentase penyelamatan sebesar 71.6%, terbaik keempat di La Liga. Namanya pun masih ada di lima besar kiper dengan jumlah cleansheet terbanyak di liga musim lalu, dengan catatan 11 kali nirbobol.

Kedua capaian tersebut jelas lebih baik dari jagoan Newcastle musim lalu, Karl Darlow. Pada rentang waktu yang sama, Darlow hanya berhasil membuat 66.7% penyelamatan sukses (terburuk keempat di Premier League), serta cuma bisa mencatat 4 kali nirbobol dari 25 laga. Tentu, kehadiran Ter Stegen dapat memberikan angin segar di stadion St. James’ Park, apalagi mengingat usianya yang bahkan belum menginjak kepala tiga.

Siapa lagi yang dapat direkrut Newcastle pada bursa transfer musim dingin kali ini? Tunggu bagian ketiga dari seri ini besok!

(sumber: fbref, transfermarkt)

I’m Petrick Sinuraya, a 24-year-old football writer based in Indonesia. Currently, I’m working for one of Indonesia’s biggest football media outlets.

For inquiries, please contact me at petricksinuraya@gmail.com.

--

--

Meine Kraft Liegt in Jesus. Football writer.

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store